
Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (Tadris IPS), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menyelenggarakan International Studium General 2026 dengan tema βDigital Social Studies Learning Based on the Sustainable Development Goals (SDGs)β pada 6 Mei 2026.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Prof. Dr. Nana Supriatna, M.Ed. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan Prof. Katsuhisa Shirai, Ph.D. dari Aichi Toho University, Jepang. Kegiatan dipandu oleh Mutakhirini Musthafa, M.Hum. selaku moderator.
International Studium General 2026 diselenggarakan secara hybrid, yaitu secara langsung di Auditorium Siber Lantai 8 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen Jurusan Tadris IPS UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon serta peserta dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Asosiasi Program Studi Pendidikan IPS (APRIPSI).
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai pengembangan pembelajaran IPS berbasis digital yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Pembelajaran IPS tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan sosial, tetapi juga diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami berbagai persoalan sosial dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Bagi Jurusan Tadris IPS, kegiatan International Studium General ini menjadi bagian dari upaya merespons pengembangan kurikulum program studi yang mendukung SDGs dan responsif gender. Perspektif tersebut menjadi penting untuk memastikan pendidikan IPS tetap relevan dengan perkembangan global serta kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi Tadris IPS untuk membuka jalan bagi kerja sama dan kolaborasi internasional, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan pembelajaran IPS, dan penguatan jejaring akademik dengan perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
Dengan terselenggaranya International Studium General 2026, Jurusan Tadris IPS semakin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan IPS yang digital, berkelanjutan, responsif gender, dan berwawasan global. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi semakin luasnya kolaborasi akademik dan internasionalisasi Tadris IPS.